Minggu, 31 Maret 2013

DELAPAN PULAU TERLUAR DI INDONESIA



A.  Pulau Sekatung
Pulau Sekatung adalah pulau terluar dan paling utara dari wilayah provinsi Kepulauan Riau yang terletak di laut Cina Selatan dan berbatasan dengan negaraVietnam. Pulau Sekatung ini merupakan wilayah dari kabupaten Natuna, provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini berada di sebelah timur-laut dari pulau Laut dengan koordinat 4° 47′ 45″ LU, 108° 1′ 19″ BT.



B.   Pulau Marore
Pulau Marore adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan negara Filipina. Pulau Marore ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, provinsi Sulawesi Utara. Pulau ini berada di sebelah utara dari Pulau Sangihe dengan koordinat 4° 44′14″ LU, 125° 28′42″ BT.



C.   Pulau Marampit
Pulau Marampit adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di laut Sulawesi dan berbatasan dengan negara Filipina. Pulau Marampit ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Kepulauan Talaud, provinsi Sulawesi Utara. Pulau ini berada di sebelah timur laut dari pulau Talaud dengan koordinat 4° 46′18″ LU, 127° 8′ 32″ BT.


D.  Pulau Rondo
Pulau Rondo adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudera Hindia dan berbatasan dengan wilayah Negara India, yaitu Kepulauan Nikobar. Pulau Rondo ini merupakan wilayah paling utara dari Republik Indonesia dan secara administratif merupakan bagian dari wilayah kota Sabang, provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pulau ini berada di sebelah Utara dari pulau Weh dengan koordinat 6° 4′ 30″ LU, 95° 6′ 45″ BT.



E.   Pulau Bras
Pulau Bras adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudra Pasifik dan berbatasan dengan negara Palau. Pulau Bras ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Biak Numfor, provinsi Papua. Pulau ini berada di sebelah utara dari Kota Manokwari dengan koordinat 0° 55′57″ LU, 134° 20′30″ BT.


F.   Pulau Alor
Alor adalah sebuah pulau yang terletak di ujung timur Kepulauan Nusa Tenggara. Luas wilayahnya 2.119 km², dan titik tertingginya 1.839 m. Pulau ini dibatasi oleh Laut Flores dan Laut Banda di sebelah utara, Selat Ombai di selatan (memisahkan dengan Pulau Timor), serta Selat Pantar di barat (memisahkan dengan Pulau Pantar. Pulau Alor adalah satu dari 92 pulau terluar Indonesia karena berbatasan langsung dengan Timor Leste di sebelah selatan.
Pulau Alor merupakan salah satu dari dua pulau utama di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur


G.  Pulau Liki
Pulau Liki adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di samudra Pasifik dan berbatasan dengan negara Papua Nugini. Pulau Liki ini merupakan pulau paling timur dari wilayah RI dan merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Jayapura, provinsi Papua. Pulau ini berada di sebelah utara dari pulau Papua dengan koordinat 1° 34′ 26″ LS, 138° 42′ 57″ BT.

H.  Pulau Leti
Pulau Leti adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Timor dan berbatasan dengan negara Timor Leste. Pulau Leti ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Maluku Barat Daya, provinsi Maluku. Pulau ini berada di sebelah timur laut dari negara Timor Leste dengan koordinat 8° 13′ 20″ LS, 127° 38′50″ BT.

Berikut ini adalah salah satu profil dari kedelapan pulau di atas :

Pulau Rondo


Pulau rondo terletak di bagian utara Sumatra. Secara admistratif pulau rondo merupakan wilayah kota sabang, provinsi Nangroe Aceh Darussalam., dengan koordinat 6° 4′ 30″ LU, 95° 6′ 45″ BT. Posisi pulau rondo sangat strategis karena berada di jalur pelayaran internasional.
Perjalanan ke pulau rondo dapat di tempuh dengan kapal motor dari kelurahan Ujung Ba’u selama 40 menit. Jarak pulau rondo dari kota sabang 15,6 km. pulau rondo mempunyai luas sebesar 0,4km². Pulau rondo  tidak di huni secara tetap, pulau ini di huni secara bergantian oleh mariner dan petugas jaga mercusuar. Selain itu di sekitar pulau rondo banyak masyarakat dari kelurahan Ujung Ba’u dan masyarakat lain yang dating untuk mencari ikan.
Pulau rondo  berbentuk bulat dan mempunyai topografi yang berbukit, meski berbukit pulau ini  memliki ketinggian yang rendah. Pulau rondo merupakan pulau yang rawan abrasi hal ini di sebabkan oleh besarnya arus dan gelombang.
Pulau rondo tersusun dari tufa andesit dan batuan hasil letusan gunung merapi. Pantainya mempunyai struktur yang bercampur dengan pasir sehingga kondisi pantainya terjal dan berbatu. Pulau rondo mempunyai iklim tropis curah hujan di pulau rondo mencapai 2.130,8 mm/ tahun. Temperatur di pulau rondo berkisar 21,5°C-30,5°C, dengan kecepatan angina 10,8 knot dan arah angina terbanyak menuju arah barat.
Pulau rondo memiliki kekayaan hayati yang melimpah, pulau rondo memiliki tutupan terumbu karang. Jenis karang yang dominan di pulau ini adalah karang keras 32,3%, karang mati 19,6% dan karang lunak sebesar 2,6%. Kerusakan karang di pulau rondo antara lain di sebabkan oleh jangkar kapal nelayan, perubahan suhu, pembentukan massa putih, ledakan bom, dan penyakit karang. Selain terumbu karang berbagai jenis ikan baik ikan hias maupun ikan ekonomis banyak terdapat di pulau ini. Hal ini menjadikan Pulau Rondo sebagai daerah penangkapan ikan. Terlebih kondisi ini di dukung adanya proses Up welling akibat pertemuan arus dari utara dan selatan, yang menyebabkan banyak terakumulasinya berbagai jenis ikan. Selain itu pulau rondo juga bervegetasi cukup lebat. Sebagian besar lahan yang merupakan hutan tropic basah banyak di tumbuhi oleh pohon kelapa, cengkeh, buah – buahan, kayu ketapang, gelumpang, kayu laut, medang dan lagan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar