Senin, 02 Juni 2014

Laporan Ilmiah

1.      Pengertian Laporan Ilmiah.
Laporan ialah suatu wahana penyampaian berita, informasi, pengetahuan, atau gagasan dari seseorang kepada orang lain. Laporan ini dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan secara tertulis merupakan suatu karangan. Jika laporan ini berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh dari hasil penelitian, pengamatan ataupun peninjauan, maka laporan ini termasuk jenis karangan ilmiah. Dengan kata lain, laporan ilmiah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu.
Laporan Ilmiah adalah laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal Arifin,1993).
Dan menurut Nafron Hasjim & Amran Tasai (1992) Karangan ilmiah adalah tulisan yang mengandung kebenaran secara obyektif karena didukung oleh data yang benar dan disajikan dengan penalaran serta analisis yang berdasarkan metode ilmiah.
Laporan ilmiah adalah bentuk tulisan ilmiah yang disusun berdasarkan data setelah penulis melakukan percobaan, peninjauan, pengamatan, atau membaca artikel ilmiah.
Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan tentang laporan ilmiah :
a.   Kegiatan menulis laporan ilmiah merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu kegiatan ilmiah.
b.  Laporan ilmiah mengemukakan permasalahan yang ditulis secara benar, jelas, terperinci, dan ringkas.
c.  Laporan ilmiah merupakan media yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan akademisi atau sesama ilmuwan.
d. Laporan ilmiah merupakan suatu dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah secara jujur, jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil temuan, serta implikasinya.
e.  Laporan ilmiah dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga syarat-syarat tulisan ilmiah berlaku juga untuk laporan.
f.    Laporan ilmiah, umumnya, mempunyai garis besar isi (outline) yang berbeda-beda, bergantung dari bidang yang dikaji dan pembaca laporan tersebut. Namun, umumnya, isi laporan terdiri atas tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup.
Suatu karya dapat dikatakan ilmiah jika memenuhi syarat sebagai berikut :
a.       Penulisannya berdasarkan hasil penelitian, disertai pemecahannya
b.      Pembahasan masalah yang dikemukakan harus obyektif sesuai realita/ fakta
c.       Tulisan harus lengkap dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa, Pedoman Umum
d.   Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD), serta Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI)
e.     Tulisan disusun dengan metode tertentu
f.       Tulisan disusun menurut sistem tertentu
g.    Bahasanya harus lengkap, terperinci, teratur, ringkas, tepat, dan cermat sehingga tidak terbuka kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan, maupun kerancuan.
2.      Jenis – Jenis Laporan Ilmiah
a.       Makalah.
Makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentu yang mencakup dalam ruang lingkup permasalahan.
b.      Skripsi.
Skripsi merupakan karya tulis ilmiah berdasarkan hasil penelitian lapangan dan atau studi kepustakaan yang disusun mahasiswa sesuai dengan bisang studinya sebagai tugas akhir dalam studi formalnya
c.       Tesis.
Tesis adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program Magister (S2). Tesis merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pada salah satu bidang keilmuan dalam Ilmu Pendidikan
d.      Disertasi.
Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program S3 ilmu pendidikan. Disertasi merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam salah satu disiplin Ilmu Pendidikan.
e.       Laporan Kasus.
Laporan kasus adalah suatu karangan ilmiah yang berisi laporan tentang sesuatu hasil pengamatan atau tindakan dalam memecahkan suatu masalah yang belum di ketahui
f.       Laporan Tinjauan.
Laporan tinjauan  adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).atau peninjauan kembali pustaka-pustaka yang terkait atau laporan yang terkait
g.      Resensi.
esensi adalah kupasan atau pembahasan tentang buku, yang biasanya disiarkan melalui media massa, seperti surat kabar atau majalah
h.      Monograf.
Monograf adalah sebutan lain untuk buku, dan digunakan untuk membedakan terbitan tersebut dengan terbitan berseri. Monograf berisi satu topik atau sejumlah topik (subjek) yang berkaitan, dan biasanya ditulis oleh satu orang. Selain itu, monograf merupakan terbitan tunggal yang selesai dalam satu jilid dan tidak berkelanjutan.
Dalam ilmu perpustakaan, definisi monograf adalah terbitan yang bukan terbitan berseri yang lengkap dalam satu volume  atau sejumlah volume yang sudah ditentukan sebelumnya. Monograf berbeda dengan terbitan berseri seperti majalah, jurnal, atau surat kabar
Monograf adalah tulisan (karangan, uraian) mengenai satu bagian dari suatu ilmu atau mengenai suatu masalah tertentu. Monograf ditulis dengan tujuan untuk memberikan keterangan kepada pembaca, agar pembaca dapat mengerti mengenai apa yang telah ditulis oleh penulis. Isi dari monograf harus saling berkaitan dari satu bab ke bab yang lain, monograf merupakan suatu karya ilmiah dan sasarannyapun ditujukan kepada orang-orang yang mempunyai pemikiran yang berdasarkan keilmuan.

i.        Referat.
Referat adalah suatu ceramah singkat mengenai suatu bidang ilmu pengetahuan yang berlangsung antara 10-20 menit,seringkali referat juga mengantarkan ke dalam salah satu bidang atau dipakai sebagai salah satu acara dalam perundingan ,sehingga orang menyebutnya pengantar singkat atau referat singkat,referat dapat juga dibawakan dalam diskusi, pada dasarnya referat dibatasi uraiannya pada hal-hal yang esensial,sehingga lebih mengenai budi dan bukan perasaan manusia.
Referat merupakan kertas kerja atau makalah yang disampaikan di suatu pertemuan ilmiah (seminar,konferensi,kongres)
Referat dapat juga diartikan sebagai tinjauan mengenai karangan sendiri atau karangan orang lain,akan tetapi bukan hasil dari penelitian
j.        Kabilitasi
Kabilitasi adalah tulisan dibuat dengan tujuan memberikan informasi kepada publik, yang dilakukan pada acara tertentu. Biasanya kabilitasi terbit setiap Minggu sekali atau satu bulan sekali dalam suatu pertemuan rutin.
k.      Proposal.
Proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan.
3.      Cara penulisan Laporan Ilmiah.
Format laporan ilmiah
Ada berbagai macam format penulisan .Namun perbedaan di antara format format yang ada jangan terlalu dipermasalahkan. Hal yang perlu diperhatikan adalah:
1.      Pembaca dapat memahami dengan jelas bahwa penelitian telah dilakukan tujuan dan hasilnya.
2.      Langkah – langkah medannya jelas , agar jika pembaca tertarik dapat mengulang kembali.
Pada dasarnya ada dua bentuk sistematika penulisan ilmiah ,Yaitu penulisan proposal penelitian dan laporan hasil penelitian . Pada umumnya sistematika penulisan proposal penelitian danpenulisan laporan penelitian sebagai berikut :
1).      Bagian awal
a.       Halaman judul
b.    Halaman persetujuan dan pengesahan (pada laporan penelitian ,sebelum Halaman kata pengantar dicantumkan intisari /abstrak)
c.       Halaman kata pengantar atau prakata
d.      Daftar isi
e.       Daftar tabel (jika ada)
f.       Daftar gambar (jika ada)
g.      Daftar lampiran (jika ada)
2).      Bagian Utama.
a.       BAB I PENDAHULUAN
                                                                          i.      Latar Belakang Masalah
                                                                        ii.      Rumusan masalah
                                                                      iii.      Tujuan penelitian
                                                                      iv.      Ruang lingkup
                                                                        v.      Manfaat penelitian
b.      BAB II TINJAUAN PUSTAKA
                                                                          i.      Landasan teori/ tinjauan teoretis
                                                                        ii.      Kerangak teori
                                                                      iii.      Kerangka konsep
                                                                      iv.      Hipotesis atau pertamyaan penelitian (jika ada hipotesis)
c.       BAB III METODE PENELITIAN ATAU CARA PENELITIAN
                                                                          i.      Jenis penelitian
                                                                        ii.      Populasi sample (untuk penelitian disertai unit penelitian )
                                                                      iii.      Variabel penelitian (untuk penelitian laboratorium / eksperimental, sebelum variabel penelitian dicantumkan bahan dan alat)
                                                                      iv.      Definisi operasioanal variabel atau istilah –istilah lain yang digunakan untuk memberi batasan operasional agar jelas yang dimahsud dalam penelitian itu.
                                                                        v.      Desain / rancangan penelitian ( tidak harus , kecuali pada penelitian eksperimental)
                                                                      vi.      Lokasi dan waktu penelitian
                                                                    vii.      Teknik pengumplan data.
                                                                  viii.      Instrumen penelitian yang digunakan
                                                                      ix.      Pengolahan dan Analisis data
d.      BAB IV – HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
e.       BAB V – KESIMPULAN DAN SARAN
f.       BAB VI – RINGKASAN
3).      Bagian Akhir.
a.       Daftar pustaka
b.      Lampiran – lampiran;
                                                                          i.      Instrumen penelitian
                                                                        ii.      Berbagai data sekunder yang diperlukan
                                                                      iii.      Anggaran penelitian
                                                                      iv.      Jadwal penelitian
4.      Langkah – Langkah Membuat Laporan Ilmiah.
Agar dapat menyusun laporan yang baik dan efektif, perlu dipersiapkan dengan matang. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah seperti berikut.
a.       Menetapkan tujuan laporan Pembuat laporan harus tahu, untuk apa laporan dibuat dan siapa yang akan membaca laporan tersebut.
b.      Menentukan Bahan Laporan Bahan-bahan laporan yang dapat digunakan adalah:
                                                              i.      Surat-surat keputusan
                                                            ii.      Notulen hasil rapat
                                                          iii.      Buku-buku pedoman
                                                          iv.      Hasil kegiatan
                                                            v.      Hasil penelitian
                                                          vi.      Hasil diskusi
c.    Menentukan cara penngumpulan data Cara pengumpulan data yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.
                                                              i.      Membuat petunjuk pelaksanaan bagi peneliti yang menjelaskan sasaran dan penyesuaian kegiatan
                                                            ii.      Melakukan wawancara
                                                          iii.      Mengumpulkan dokumen pelaksanaan kegiatan
                                                          iv.      Penyusunan daftar pengecekkan untuk melihat data yang ada dan yang tidak ada
d.      Mengevaluasi Data Data yang telah dikumpulkan dievaluasi untuk dibuat suatu simpulan.
e.       Membuat Kerangka Laporan Kerangka laporan dibuat sesuai dengan sistematika laporan.
Daftar pustaka :
Ilmu Cerdas. “Cara Penulisan Laporan Ilmiah”.  http://ilmucerdas.wordpress.com/profil/cara-penulisan-laporan-ilmiah/ (di akses tanggal 3 juni 2014)
Mikha Anitaria. “Laporan Penelitian Ilmiah”. http://mikhaanitaria.blogspot.com/2010/04/laporan-ilmiah.html (di akses tanggal 3 juni 2014)
Nhud – Nhod. “Jenis – Jenis Laporan Ilmiah”. http://nhud-nhod.blogspot.com/2011/10/jenis-jenis-laporan-ilmiah.html (di akses tanggal 3 juni 2014)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar